Alasan Saya Harus Aktif Berkontribusi di Repositori GitHub
TL;DR
Saya perlu aktif berkontribusi ke repositori alasannya tentu sebagai usaha untuk tekun di bidang pekerjaan saya. Membayangkan dapat berkontribusi ke repositori open-source memang menarik, tapi saya mengutamakan portfolio dari repositori milik saya sendiri sebagai bentuk percobaan penyelesaian sebuah kasus.
Sebagai Portfolio
Saya percaya bahwa aktif-tidaknya kontribusi yang terlihat pada profil GitHub memiki pengaruh pada portfolio, jika pembaca sudah tidak setuju dengan paragraf pertama ini, membaca selebihnya akan sia-sia. Tentu kita membutuhkan portfolio sebagai modal utama untuk mendapatkan peluang dalam berkarir.
Untuk Berkomunitas
Manfaat lain dari aktif berkontribusi adalah peluang untuk mengenal komunitas lain, dalam konteks ini adalah kelompok sosial yang terhubung dengan repositori di mana kita berkontribusi. Dari mengerti bidang fokus seseorang lewat profil GitHub-nya, hingga bersosial yang memungkinkan juga untuk dapat peluang berkarir.
Kenapa GitHub?
GitLab masih menjadi hosting repositori paling populer dibandingkan GitLab yang biasanya digunakan self-hosted bersama server fisik milik sebuah perusahaan, juga dibandingkan BitBucket yang biasanya digunakan tanpa memiliki server fisik sembari memanfaatkan layanan milik Atlassian lainnya untuk pekerjaan.
Related Posts
Tidak Semua Bisa Kamu Simpan di localStorage, File[] Maksud Saya
Pada artikel sebelumnya, Saya membahas bahwa Saya memerlukan state management library dengan penyimpanan localStorage. Saya tahu bahwa perlu untuk menyimpan data yang telah di-input user ke localStora...
Setelah Lama Penasaran, Saya Mencoba Menggunakan Zustand
Beberapa waktu ini Saya sedang menggunakan Next.js sebagai web framework dengan TypeScript sebagai bahasa pemrogramannya untuk mengerjakan proyek. Pada sisi Front-end, Saya memerlukan state management...